Respon pariwisata di Bali terhadap perkembangan di era globalisasi saat in

Pemerintah Provinsi Bali terus melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki serta mengembangkan pariwisata di Bali guna mendukung target 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019.Dalam mewujudkan hal tersebut, berbagai upaya telah dilakukan, di antaranya mempersiapkan beberapa program untuk meningkatkan sebaran wisatawan baik domestik maupun mancanegara di semua kabupaten/kota, termasuk juga investasi sehingga ada pemerataan kesejahteraan. Namun usaha untuk mengembangkan pariwisata pada era global saat ini di Bali agar terus menjadi lebih baik tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan dibutuhkan peran masyarakat dan para pelaku pariwisata.

Saya menginginkan agar sektor pariwisata Bali tetap eksis pada era global saat ini
dan secara ekonomis mampu memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat .
Perlu ide -ide yang brilian oleh pengusaha dan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Bali, baik dari segi infrastruktur maupun penambahan destinasi baru sehingga tidak ada kesan menoton dalam perkembangan pariwisata Bali.

Suatu pembaruan juga dapat memberikan daya tarik yang baru bagi wisatawan agar mereka tidak cepat berpaling ke daerah lain.
Untuk bisa mencapai target itu, perlu ada kerjasama yang bagus antara sesama pemangku kebijakan dan semua stagholder pariwisata dalam mengembangkan pariwisatanya. Pemerintah perlu menekankan agar pelaku pariwisata lebih mengantisipasi perubahan situasi sehingga dapat mengambil langkah-langkah untuk menghadapi makin ketatnya persaingan si era global saat ini.

Memang pada era milineal saat ini, pariwisata di bali tidak bisa lagi bergerak lambat namun harus cepat. Jika tidak pariwisata di bali akan mengalami penurunan. Bali mau tak mau harus meregulasi lagi kebijakan pemasaran pariwisatanya bila tak ingin ditinggalkan wisatawan. Era globalisasi dapat diakui juga membuat persaingan merebut hati wisatawan datang ke bali makin ketat. Bila pemerintah bali tak mau berbenah dengan menderegulasi kebijakan pemasaran sektor pariwisatanya, bali diyakini tidak akan mampu mencapai target seperti yang dicanangkan pemerintah. Untuk bisa mencapai target itu, perlu ada kerjasama yang bagus antara sesama pemangku kebijakan dan semua stagholder pariwisata dalam mengembangkan pariwisatanya.

Diterbitkan oleh adinarakusuma

BATAK GROUP NUMBER 25

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai